![]() |
Lokasi Persawahan Bone Kahu |
Assalamu'alaikum wr.wb
Yang terhormat Kepala Desa Patimpeng
Di tempat
Dengan segala kerendahan hati, melalui surat ini ijinkan kami untuk menyampaikan beberapa hal yang menurut kami penting untuk sesegera mungkin bapak ketahui. Bahwa kemarin kami mengunjungi desa bapak tepatnya Dusun Calangka Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone dalam rangka kegiatan ekspedisi sekolah pelosok yang merupakan inisiatif mulia dari teman-teman untuk berbagi dan menyapa generasi-genarasi muda yang saat ini berjuang menuntut pendidikan di daerah pedalaman Bone.
Kami tiba di lokasi Madrasah Ibtidaiyah Darussalam (sekolah pelosok yang kami kunjungi) pada hari sabtu pagi kemarin. kami disambut dengan begitu ramah oleh 2 orang tenaga pengajar saat itu. Terlihat juga puluhan siswa(i) yang menyambut kamI dengan begitu gembira. Mungkin baru kali ini ada orang yang mengunjugi dan menyapa mereka, pikir kami saat itu. Kami datang pada saat mereka mengerjakan soal ujian, sesekali kami memandangi kondisi sekolah yang begitu memprihatinkan. Terdapat 20 siswa (i) pada saat itu yang dibagi menjadi 3 kelas berbeda. Kondisi bangunan yang sudah begitu rapuh, bahkan ada atap ruang kelas yang sudah bolong sehingga saat hujan turun siswa(i) harus belajar dalam kondisi basah atau terpaksa diliburkan serta sangat minimnya sarana prasarana yang menurut pengamatan kami tidak layak lagi untuk digunakan. Media pembelajaranpun sangat minim, papan tulis yang masih menggunakan kapur dan juga sangat terbatasnya buku pelajaran baik untuk siswa maupun pegangan untuk guru.
Berdasarkan informasi yang kami dapat dari masyarakat, sekolah ini berdiri pada tahun 2007 yang awal mula pembangunannya berasal dari sumbangan sukarela dari masyarakat setempat. Karena jarak dari sekolah yang berada di pusat desa yang jauh dari pemukiman masyarakat dusun sehingga masyarakat bergotong royong untuk membangun sekolah ini. Demikian pula dari segi tenaga pengajar, 2 tenaga pengajar di sekolah ini masih berstatus honorer dan masing-masing berijazah S1. Ada yang honorer selama 12 tahun lebih dan yang satunya lagi selama 9 tahun. Mereka hanya mendapat upah mengajar 900/3 bulan. Mereka sudah berkeluarga dan jarak antara rumah mereka cukup jauh dari lokasi pengabdian. Parahnya kondisi dinding sekolah yang sudah sangat rapuh dan alas sekolah yang masih beralaskan tanah, sesekali siswa(i) berdampingan belajar bersama ternak warga yang tiba tiba mengelinab masuk ke ruang kelas.
Yang kemudian menjadi pertanyaan kami adalah mengapa dan dimana peran desa dalam hal ini, mengapa sekolah ini belum pernah di renovasi setelah 12 tahun telah berdiri. Apakah kita sudah dibutakan oleh jabatan ? atau mungkin kita terlalu fokus mengejar ambisi untuk berkuasa. Bapak kepala desa yang kami hormati, kami memahami bahwa sekolah adalah pondasi pendidikan formal bagi generasi muda, apakah pihak desa tidak memahami hal demikian ?
Beberapa masyarakat bercerita ke kami, pihak desa enggang memperbaiki sekolah itu karena tidak dibawah naungan dari desa, karena baru tahun kemarin sekolah tersebut dipindahkan ke Desa Patimpeng. Tapi menurut pemahaman kami, jika itu alasan pihak desa tidak merenovasi sekolah itu maka kami menganggap itu sebagai alasan yang amat keliru. Mengapa tidak, sependek pengetahuan kami segala sesuatu yang berada dalam wilayah desa maka termasuk aset desa. Walaupun kemudian desa tidak dalam tanda kutip tidak mengakui sekolah tersebut sebagai aset desa, namun segala sesuatu yang berada dalam lingkup wilayah desa adalah tanggung jawab desa. Apalagi hal ini sudah menyentuh persoalan kemanusiaan menurut kami. Kehadiran sekolah-sekolah yang layak seharusnya dapat memanusiakan manusia, membentuk generasi intektual, bermoral dan patuh terhadap ajaran agamanya. Apakah pihak desa tidak menginginkan masyarakat desa yang demikian ? lalu siapa yang kemudian kelak menggantikan para perangkat desa kalau bukan generasi yang ada saat ini ?
Ingat, bahwa bapak hari ini tidak dapat menduduki posisi itu tanpa sebelumnya melalui jenjang pendidikan. Lalu mengapa kita seolah olah buta akan hal itu ?
Demikian surat terbuka ini kami tulis dengan maksud memberikan kritikan yang membangun dengan harapan kedepannya pihak desa menjadikan surat ini sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan kinerjanya. Semoga dengan surat ini pemerintah desa dapat lebih memperhatikan aspek pendidikan yang ada di wilayah Dusun Calangka Desa Patimpeng Bone.
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami
Tim Ekspedisi Sekolah Pelosok


Tidak ada komentar:
Posting Komentar